by

Serba-serbi Gagal Ginjal: Gejala, Pencegahan dan Pengobatan

Salah satu organ dalam tubuh manusia yang paling penting adalah ginjal. Karena fungsinya untuk menyaring darah dari racun yang masuk ke dalam tubuh, mengatur keseimbangan elektrolit dan cairan pada tubuh. Fungsi lainnya adalah produksi hormon dan enzim untuk pengendalian tekanan darah, produksi sel darah merah dan menjaga agar tulang tetap kuat. Bisa dibayangkan apabila tubuh mengalami gagal ginjal. Artinya ginjal tidak lagi mampu menyaring kotoran, mengontrol volume air dalam tubuh dan sulit kontrol tekanan darah. Sehingga akan muncul masalah kesehatan yang serius pada seseorang, jika gagal ginjal tidak terdeteksi dan tidak dirawat dengan segera.

Proses gagal ginjal terbagi menjadi dua tahap:

  • Gagal Ginjal Akut: kondisi dimana ginjal penderita mendadak rusak dan tidak berfungsi secara normal
  • Gagal Ginjal Kronik: kondisi dimana fungsi ginjal lambat laun menurut dalam runut periode, bisa bulanan atau bahkan tahunan, dan persoalannya timbul tenggelam. Biasanya gagal ginjal kronik muncul karena ginjal yang sudah parah dan rusaknya permanen

Seseorang yang menderita gagal ginjal kronik perlu waspada karena potensinya untuk masuk fase stadium akhir sangat besar. Ada pun ciri stadium akhir gagal ginjal paling umum ditandai dengan munculnya permasalahan kesehatan diabetes dan tekanan darah yang tinggi. Diperkirakan periode 10-20 tahun adalah masa dimana seseorang yang didiagnosa gagal ginjal kronik, akan masuk ke fase stadium akhir.

Gejala umum lainnya yang bisa jadi termasuk dalam stadium akhir:

  • Kelelahan
  • Gatal (pruritus) dan kulit kering
  • Sakit kepala
  • Kehilangan nafsu makan
  • Penurunan berat badan secara drastis
  • Mual
  • Nyeri tulang
  • Mengantuk
  • Masalah dalam berkonsentrasi atau berpikir
  • Mati rasa di tangan, kaki, atau daerah lain
  • kram otot
  • bau napas
  • Mudah memar, mimisan, atau darah dalam tinja
  • haus yang berlebihan
  • sering cegukan
  • Masalah dengan fungsi seksual
  • periode menstruasi berhenti
  • gangguan tidur
  • Pembengkakan kaki dan tangan (edema)
  • Muntah, sering di pagi hari

Penyebab gagal ginjal bisa bermacam-macam, tapi bukan berarti tidak mudah dipahami. Melihat fungsi ginjal, kita bisa tahu bahwa penyebab umum menurunnya fungsi ginjal datang dari apa pun asupan yang masuk ke dalam tubuh. Banyak sekali makanan dan minuman yang bisa berkontribusi menyebabkan gagal ginjal. Pastinya apa pun yang dikonsumsi itu berlebihan atau kekurangan, akan punya dampak pada organ tubuh. Termasuk juga untuk organ ginjal. Sehingga ada baiknya jika sudah didiagnosa memiliki penyakit ginjal, penderita harus memahami makanan atau minuman apa yang perlu diperhatikan takarannya:

1. Makanan tinggi protein
Pada penderita akan menyebabkan penumpukan limbah pada ginjal

  • Daging sapi
  • Daging domba
  • Daging ayam
  • Ikan
  • Kuning telur
  • Susu dan olahannya

2.Makanan tinggi fosfor

Guna fosfor untuk membantu ginjal dalam penyaringan zat sisa yang tak diperlukan tubuh.

  • Produk olahan susu
  • Selai kacang
  • Sarden
  • Soda
  • Bir

3. Makanan tinggi garam

  • Daging kalengan (bacon, ham, sosis, daging kornet, dan ikan asap)
  • Ikan kalengan dan kerang
  • Keripik asin dan kacang asin
  • Mie instan
  • Acar
  • Fast food

4. Makanan tinggi kalium

Paling banyak ditemukan di buah-buahan dan sayuran, seperti:

  • Kentang
  • Asparagus
  • Labu
  • Brokoli
  • Bayam
  • Alpukat
  • Pisang
  • Buah kering
  • Jeruk
  • Kiwi
  • Melon
  • Anggur
  • Aprikot

Ada dua metode pengobatan/perawatan bagi penderita gagal ginjal

Dialisis atau cuci darah

Sering disebut sebagai perawatan cuci darah, dimana proses penyaringan dan pemurnian darah pada tubuh manusia dibantu dengan menggunakan mesin. Mesin tersebut dibuat dengan prinsip kerja ginjal, sehingga tubuh manusianya pasti akan terhubung dengan mesin ini ketika dilakukan perawatan. Untuk diingat, metode ini bukan berarti langsung menyembuhkan penderita dengan instan. Perlu perawatan berulang dalam periode yang dianjurkan oleh dokter.

Transplantasi ginjal

Pengobatan yang lebih efektif daripada perawatan cuci darah. Karena ginjal yang rusak diganti dengan yang baru dan masih segar. Seperti memiliki sebuah ginjal anyar yang kondisinya seperti manusia baru lahir. Tapi bukan berarti tanpa resiko.

Proses operasi pencangkokan tidak bisa dijamin seratus persen berhasil. Belum lagi obat-obatan yang harus dikonsumsi penderita, memiliki potensi untuk menghasilkan efek samping yang cukup serius.

Mencegah lebih baik daripada mengobati. Dokter akan selalu menyarankan pasiennya untuk selalu memulai atau menjaga gaya hidup sehat, karena dengan begitu, tubuh punya kesempatan lebih besar untuk terhindar dari segala jenis penyakit. Sehingga memahami kadar asupan tubuh akan membantu seseorang terhindar dari gagal ginjal. Dan itu satu-satunya metode pencegahan agar tubuh terhindar dari penyakit gagal ginjal.

Jika ingin mendapatkan Second Opinion dari dokter terbaik silahkan cek di dokter.my , dengan penanganan yang maksimal dan sudah sangat terpercaya, segera konsultasikan kesehatan anda di tangan yang tepat.

ARTIKEL TERKAIT:  10 Fakta Penyebab Kanker Serviks Yang Wajib Wanita Ketahui

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed