by

7 Penyebab Stroke Ringan yang Wajib Diwaspadai

Penyebab Stroke Ringan – Stroke ringan atau yang dalam dunia medis disebut dengan stroke iskemik merupakan kondisi yang dipicu oleh penyempitan pembuluh darah arteri, sehingga suplai darah dan oksigen ke otak menjadi terhambat. Hal utama yang menyebabkan stroke ringan, kita harus mengetahui dari mulai yang paling dasar.

Penyebab Seseorang Bisa Terkena Stroke Ringan

Tujuan kita mengetahui penyebab stroke ringan tentu adalah untuk memberi pengetahuan akan apa yang harus kita lakukan dalam pencegahan penyakit stroke sejak dini. Mulai dari faktor genetik sampai gaya hidup, berikut beberapa hal yang menjadi penyebab stroke ringan yang harus kamu ketahui sejak dini.

Sistem Kardiovaskuler Terganggu

Hal utama yang menyebabkan terjadinya stroke ringan adalah sistem kardiovaskuler tubuh yang bermasalah. Contohnya adalah penyakit jantung dan diabetes. Kondisi kesehatan yang berhubungan dengan naiknya kadar kolesterol dalam tubuh ini memang menjadi pemicu terbesar penyakit stroke ringan.

Saat sistem kardiovaskuler bermasalah, suplai oksigen dan darah menuju otak juga ikut terganggu. Hal ini menyebabkan terjadinya perubahan pada kontrol motorik tubuh, sehingga anggota badan tertentu mengalami kelumpuhan ringan.

Obesitas

Waspada jika Anda memiliki berat badan berlebih. Menurut banyak penelitian, obesitas merupakan salah satu penyebab stroke ringan yang masih sering diabaikan. Hal ini dipicu oleh menempelnya lemak dan plak pada saluran pembuluh darah, sehingga suplai darah dan oksigen menuju otak terganggu.

Mulai sekarang, hindari makan makanan yang dapat memicu kenaikan berat badan berlebih, seperti makanan yang mengandung gula, alkohol, dan kolesterol. Ada baiknya Anda menerapkan clean-eating, yakni mengonsumsi makanan bergizi tinggi seperti sayur dan buah-buahan.

ARTIKEL TERKAIT:  Serba-serbi Gagal Ginjal: Gejala, Pencegahan dan Pengobatan

Gaya Hidup Tak Sehat

Gaya hidup tak sehat juga bisa jadi penyebab timbulnya penyakit stroke, lho. Kebiasaan-kebiasaan yang dianggap sepele seperti merokok, minum alkohol, serta konsumsi makanan berlemak dan tinggi karbohidrat akan menyebabkan terganggunya suplai darah ke otak sehingga menyebabkan stroke.

Penting, hindari makanan yang mengandung lemak trans. Lemak jahat ini punya dampak buruk terhadap kesehatan, yakni meningkatkan konsentrasi lemak dan kolesterol sehingga menyebabkan pembuluh darah tersumbat dan berujung pada stroke ringan.

Jarang Berolahraga

Kurangnya aktivitas fisik memang menjadi salah satu penyebab penyakit stroke ringan. Selain membantu membakar lemak menjadi energi, olahraga juga turut berperan dalam memperlancar sirkulasi darah, sehingga risiko hipertensi yang sering kali berujung pada stroke dan penyakit jantung dapat dicegah.

Itulah mengapa Anda sangat dianjurkan untuk melakukan olahraga secara rutin, setidaknya 2 kali seminggu. Tidak perlu memilih olahraga yang berat-berat, aktivitas ringan seperti jalan santai atau bersepeda juga sudah dianggap cukup—asal dikerjakan secara konsisten.

Faktor Genetik

Ya, stroke sangat mungkin terjadi karena faktor genetik. Jika salah satu anggota keluarga mempunyai riwayat stroke, Anda juga berisiko mengalami penyakit yang sama di kemudian hari. Namun, hal ini juga dipengaruhi oleh faktor lain, yakni bagaimana pola hidup yang Anda terapkan.

Faktor keturunan penyebab stroke ini bisa dicegah sedini mungkin dengan rutin berolahraga, mengonsumsi makanan sehat, serta menjauhi rokok dan alkohol. Jangan lupa lakukan pemeriksaan kolesterol dan gula darah secara rutin.

Hipertensi

Hipertensi merupakan salah satu pemicu stroke yang paling jamak terjadi. Tingginya tekanan darah berisiko menyebabkan terganggunya fungsi dan kinerja pembuluh arteri, sehingga pasokan oksigen dan darah ke otak terganggu. Hati-hati, hipertensi yang tak diobati bisa menyebabkan stroke dan penyakit jantung.

ARTIKEL TERKAIT:  5 Tips untuk mengatasi Asam Lambung

Atrial Fibrilasi

Seseorang yang menderita atrial fibrilasi mempunyai risiko terserang stroke yang lebih tinggi dibandingkan mereka yang sehat. Penderita fibrilasi atrial memiliki denyut jantung yang tak beraturan yang dapat berujung pada tersumbatnya aliran darah ke otak akibat gumpalan darah yang terlepas dari jantung.

Jika kondisi ini berlangsung dalam waktu lama, sirkulasi darah dan oksigen ke otak akan terganggu. Selanjutnya terjadilah disfungsi neurologis bernama stroke.

 

Jenis-Jenis Stroke Ringan

Sebanyak 80% penyakit stroke adalah iskemik. Kondisi yang lazim disebut iskemia ini sendiri terbagi menjadi 2 macam, yakni:

Stroke Trombotik

Stroke trombotik terjadi akibat terbentuknya gumpalan darah pada salah satu pembuluh arteri yang bertugas menyuplai oksigen ke otak. Penggumpalan darah ini sendiri bisa disebabkan oleh berbagai faktor, misalnya penumpukan lemak dan plak pada arteri, sehingga aliran darah tersumbat dan menurun.

Stroke Embolik

Kebalikan dari stroke trombotik, stroke embolik terjadi karena adanya penggumpalan pada bagian tubuh lain, umumnya jantung, dan terbawa lewat aliran darah kemudian menyangkut di pembuluh darah pada otak. Hal ini menyebabkan penyempitan pada arteri otak.

 

Nah, itulah jenis-jenis dan penyebab stroke ringan yang patut diwaspadai sejak dini. Jika Anda mengalami keluhan atau punya pertanyaan seputar stroke, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan tim medis dari dokter.my agar segera diketahui penyebab dan diambil penanganan yang tepat.

Selain mendapat second opinion dari dokter-dokter berpengalaman, Anda juga bisa menentukan perawatan terbaik di luar negeri, memastikan rumah sakit yang tepat, mengatur pertemuan dengan dokter, serta mengadakan konsultasi kesehatan online dengan biaya yang lebih terjangkau. Yuk, atur jadwal konsultasi Anda di dokter.my sekarang!

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed