by

Pahami Cara Klaim Asuransi Kesehatan Berikut Ini!

Cara klaim asuransi kesehatan perlu dipahami oleh pemegang polis agar bisa memperoleh manfaat secara cepat dalam kondisi darurat. Dengan menggunakan manfaat asuransi kesehatan, biaya pengobatan atau perawatan menjadi ringan.

Inilah langkah-langkah klaim asuransi kesehatan

Sebagai acuan, berikut ini langkah-langkah yang harus Anda lakukan ketika ingin mengklaim asuransi kesehatan.

Memahami Jenis Klaim Rawat Inap

Klaim asuransi merupakan pengajuan permohonan pembiayaan oleh pemegang polis kepada perusahaan asuransi atas premi yang dibayarkan setiap bulan. Klaim dapat dicairkan setelah ditinjau perusahaan dan dinyatakan valid.

Perusahaan membayarkan dana klaim sesuai aturan yang tertera di polis asuransi. Dalam pasal 246 kitab Undang-Undang Hukum Dagang (KUHD), polis asuransi adalah kontrak perjanjian antara perusahaan dan tertanggung. Keduanya memiliki hak maupun kewajiban yang sah secara hukum.

Tujuan pembuatan polis asuransi, yakni menghindari kerugian antara kedua belah pihak saat terjadi klaim. Selain itu, polis memudahkan tertanggung dalam mengetahui risiko apa saja yang bisa mendapatkan klaim.

Umumnya, perusahaan asuransi kesehatan menyediakan dua jenis klaim untuk rawat inap. Pertama, klaim reimburse yang mewajibkan pemegang polis membayar uang muka di rumah sakit rekanan maupun tidak rekanan.

Kuitansi pembayaran uang muka disimpan oleh pemegang polis. Setelah keluar dari rumah sakit, kuitansi digunakan untuk menagih dana ke perusahaan penyedia asuransi.

Jenis klaim rawat inap kedua adalah cashless. Sebagian besar pemegang polis memilih model klaim ini lantaran tak perlu mengeluarkan uang muka. Pemegang polis cukup menunjukkan kartu peserta asuransi ke rumah sakit rekanan.

ARTIKEL TERKAIT:  Cara Kerja Asuransi Kesehatan dalam Menanggung Pengobatan

Nantinya, pihak administrasi rumah sakit akan mengecek keaktifan kartu tersebut. Jika masih aktif, pemegang polis bisa langsung mendapatkan pembiayaan pengobatan sesuai premi yang dibayarkan.

Mengenai penagihan, pihak rumah sakit lah yang akan mengurusnya. Pemegang polis hanya perlu melengkapi dokumen persyaratan, lalu menyerahkan ke rumah sakit.

Lantas, jenis klaim mana yang cocok untuk Anda? Baik klaim cashless, maupun reimburse, memiliki kelebihan dan kekurangan. Sistem cashless tepat digunakan bagi pemegang polis yang keuangannya terbatas.

Namun, sistem cashless tidak bisa diterapkan pada sebarang rumah sakit. Syarat ini cukup merepotkan jika Anda tinggal di lokasi yang jauh dari rumah sakit rekanan. Sebaliknya, klaim reimburse dapat digunakan di berbagai fasilitas kesehatan, tetapi Anda perlu menyiapkan dana cadangan cukup banyak.

Segera Mengajukan Klaim

Anda sudah melengkapi persyaratan, tetapi klaim tetap ditolak? Anda harus tahu penyebab klaim asuransi Anda di tolakCoba perhatikan aturan mengenai batas waktu maksimal untuk mengajukan klaim. Jika Anda melewati batas, perusahaan asuransi bisa jadi menolak permohonan klaim.

Tiap perusahaan asuransi menerapkan aturan berbeda tentang jangka waktu klaim. Semisal, Prudential, klaim perawatan dapat dilakukan 30 hari sebelum masuk ke rumah sakit. Sebaliknya, kalau diklaim setelah keluar dari rumah sakit, batas maksimalnya 90 hari.

Melengkapi Dokumen

Langkah selanjutnya, Anda harus memberikan dokumen yang dibutuhkan untuk mencairkan dana asuransi. Dokumen tersebut meliputi, formulir asuransi, surat keterangan dokter (SKD), dan berkas lain terkait pengobatan.

Ketika mengisi formulir asuransi, Anda wajib melengkapi semua kolom yang mencakup beberapa data. Mulai dari dari nomor KTP, nama, catatan medis, rumah sakit, serta nomor kartu asuransi.

Selain formulir klaim, berikut ini beberapa dokumen yang harus dilengkapi saat masuk dan keluar rumah sakit.

ARTIKEL TERKAIT:  9 Cara Sederhana Menghindari Kemunculan Penyakit Urologi

Ketika Masuk Rumah Sakit

  • KTP dan kartu peserta asuransi.
  • Setelah bagian administrasi menyerahkan laporan medis awal ke perusahaan asuransi, Anda harus melengkapi dokumen kesediaan menanggung biaya.
  • Mengisi formulir pendaftaran dan memberikan uang muka (jika diperlukan).

Ketika Keluar dari Rumah Sakit

  • Surat keterangan dokter sesuai format dari perusahaan asuransi yang dilengkapi tanda tangan dokter dan cap rumah sakit.
  • Kuitansi asli dari rumah sakit dan rincian biaya perawatan.
  • Jika Anda memilih rumah sakit tidak rekanan, siapkan salinan buku tabungan.

Pembayaran Klaim Asuransi

Setiap perusahaan asuransi memiliki aturan berbeda mengenai model pembayaran. Sebagian perusahaan membolehkan pencairan dana secara tunai. Namun, beberapa penyedia asuransi yang lainnya justru menghendaki pengambilan dana nontunai.

Sebagai contoh, perusahaan asuransi kesehatan Prudential. Cara klaim asuransi Prudential adalah memberikan aturan ketat soal transfer dana klaim. Perusahaan ini hanya mengirimkan uang ke rekening atas nama pemegang polis. Tujuannya untuk memastikan, bahwa dana tersebut benar diterima oleh tertanggung.

Itulah beberapa cara klaim asuransi kesehatan yang benar. Jika Anda masih memiliki pertanyaan seputar klaim asuransi kesehatan, bisa berkonsultasi di situs dokter.my. Jangan sampai, Anda tidak mendapatkan manfaat asuransi hanya karena masih bingung mengenai prosedurnya.

Situs  dokter.my merupakan platform kesehatan online yang menawarkan berbagai layanan dan fasilitas medis. Melalui web ini, Anda tidak hanya mendapatkan informasi asuransi kesehatan, tetapi juga bisa mengetahui seputar rekomendasi dokter spesialis dan rumah sakit yang relevan.

Jadi, tunggu apa lagi? Semua yang Anda inginkan tentang asuransi dan layanan kesehatan tersedia di situs dokter.my.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed