by

5 Gejala Umum yang Muncul Akibat Gangguan Saraf

Pada manusia terdapat sejumlah organ sistem saraf. Yang terutama adalah otak, saraf tulang belakang, organ sensorik, dan semua jaringan saraf yang menghubungkan organ-organ ini dengan organ tubuh lainnya. Sehingga pengertian sistem saraf tersebut bisa disimpulkan jika sistem saraf tidak bekerja dengan baik, tubuh manusia tidak bisa berfungsi dengan normal. Hal ini karena sistem saraf lah yang bertanggung jawab untuk mentransfer impuls dari dari otak ke seluruh tubuh agar bisa menjalankan fungsi organ. Itulah sebabnya ketika seseorang mengalami penyakit saraf, ada beberapa fungsi tubuhnya yang akan terganggu atau tidak bisa bekerja dengan baik. Sebelumnya, kenali dulu apa yang dikendalikan oleh sistem saraf ini

Sistem saraf manusia mengendalikan hampir semua fungsi tubuh, antara lain:

  • Pikiran dan emosi
  • Proses belajar dan daya ingat
  • Sensasi dan persepsi
  • Pertumbuhan dan perkembangan otak
  • Pergerakan, keseimbangan dan koordinasi
  • Tidur
  • Pemulihan dan rehabilitasi
  • Suhu tubuh
  • Pernapasan dan detak jantung.

Ketika sebagian sistem saraf seseorang terganggu, maka dia bisa mengalami kesulitan atau bahkan kehilangan kemampuan untuk bergerak, berbicara, menelan, dan bernapas atau belajar. Penderita juga bisa mengalami gangguan pada ingatan, indera atau suasana hati.

Terdapat dua sistem saraf, antara lain:

  1. Sistem Saraf Pusat
    Sistem saraf pusat memiliki fungsi utama dalam mengendalikan dan juga mengatur keseluruhan kerja dari bagian jaringan saraf sampai ke bagian sel saraf. Sistem saraf pusat terdiri dari bagian atas otak besar, bagian otak kecil, bagian sumsum lanjutan, dan juga bagian sumsum tulang belakang. Bagian Otak bisa ditemukan di dalam tulang tengkorak, sedangkan bagian sumsum tulang belakang bisa ditemukan di dalam bagian ruas-ruas tulang belakang.
  2. Sistem Saraf Tepi
    Terbagi menjadi dua sistem. Yang pertama sistem saraf kranial, atau saraf motorik, di mana sistem saraf yang berfungsi mengatur semua gerakan secara disadari, berdasarkan instruksi dari otak. Yang kedua adalah sistem otonom, dimana aktivitas kerjanya otomatis, seperti detak jantung, pencernaan, dan proses keringat.

Jika sistem saraf tersebut terganggu, seseorang akan mulai merasakan gejala-gejala dari kerusakan sistem saraf ini. Gejala yang bisa dirasakan penderita saat mengalami sakit saraf pun berbeda-beda, karena tergantung tipe saraf yang mana yang mengalami gangguan atau rusak. Namun umumnya, gejala penyakit saraf adalah sebagai berikut:

1. Anomali Proses Pengeluaran Keringat

Menjadi salah satu gejala penyakit saraf otonom, dimana seseorang terlalu banyak berkeringat di cuaca dingin, dan juga sebaliknya, tidak terlalu berkeringat meski cuaca sangat panas. Terlepas dari adanya demam yang sedang muncul.

2. Hilangnya Keseimbangan

Penyakit saraf otonom juga bisa menimbulkan gejala berupa limbung atau kehilangan keseimbangan. Bila kamu sering terjatuh atau tersandung tiba-tiba tanpa sebab yang jelas, hati-hati. Mungkin saja kamu mengalami gangguan saraf tepi yang bisa menyebabkan gangguan persepsi, gangguan serebelum, dan gangguan saraf kranial VIII. Namun, limbung juga bisa menjadi gejala dari parkinson, yaitu kerusakan yang terjadi pada sel-sel saraf di bagian otak.

3. Kesulitan Bergerak

Akibat kerusakan yang terjadi pada saraf motorik, penderita akan mengalami kesulitan ketika bergerak. Penderita juga diharapkan untuk waspada karena kelumpuhan juga bisa menjadi pertanda adanya masalah serius yang membutuhkan penanganan cepat, misalnya stroke.

4. Kebas atau Mati Rasa

ARTIKEL TERKAIT:  Sejarah Kanker dan 5 Faktor Penyebab yang Umum Muncul

Sensasi kebas, seperti mati rasa, kesemutan, ataupun rasa terbakar yang biasanya terjadi di tangan dan kaki mungkin tidak menjadi masalah bila terjadi saat kamu sedang tidur tau hanya berlangsung sementara. Namun, bila kamu merasakan gejala tersebut berulang kali dan dalam waktu yang lama, sebaiknya segera bicarakan ke dokter. Pasalnya, bisa jadi ada gangguan pada saraf sensorik kamu.

5. Nyeri Hebat pada Kaki

Saraf sensorik yang rusak juga bisa menimbulkan gejala berupa rasa nyeri yang hebat secara terus-menerus, serta rasa panas atau kesemutan yang bisa terjadi mulai dari punggung bagian bawah dan menyebar sampai ke bagian kaki. Biasanya diakibatkan ketika penderita pernah jatuh atau kelelahan pada sumsum tulang belakang.

Jangan pernah menyepelekan rasa sakit yang dirasakan. Memang bisa bermacam-macam, atau bahkan hanya sekedar penyakit ringan. Namun tidak ada salahnya untuk segera dikonsultasikan kepada dokter, kalau-kalau ada saraf yang terganggu. Tubuh haruslah dirawat dan dijaga, karena hanya tubuh yang berfungsi normal yang bisa membuat seorang manusia mampu bertahan hidup di alam semesta.

Selain mendapat second opinion dari dokter-dokter berpengalaman, Anda juga bisa menentukan perawatan terbaik di luar negeri, memastikan rumah sakit yang tepat, mengatur pertemuan dengan dokter, serta mengadakan konsultasi kesehatan online dengan biaya yang lebih terjangkau. Yuk, atur jadwal konsultasi Anda di dokter.my sekarang!

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed